INI LANJUTAN DARI...

Jadi..

Akan Ins ceritakan padamu, wahai Tanpa Suaraku..

Tentang kisah hari ini.

Perna denger cerita anak cowok yang sejak lahir TIDAK perna bertemu ayahnya karena ayahnya terjangkit [?] dengan wanita lain???

Seringggg?

Oh yeah.. maka saya akan membuat diagram KESERINGANmu dalam mendengar, membaca, ataupun mengetahui kisah yang begini meningkat.

Yak! Seperti klunya,

Diceritaken bahwa LIMAPULUHEMPAT tahun yang lalu telah lahir seorang anak cowok yang lucu [ya kagak tau bener sih, lucu apa gak]

Hingga dia berkeluarga, hidup dengan anak-anak dan istrinya, dia BELUM bisa menerima perlakuan ayahnya!

Yang..

Sejak dia lahir, tidak pernah memberinya SESUAP nasi jagungpun! Miris.

Entah siapa menyalahkan siapa, entah bagaimana menyalahkan siapa yang salah..



Tapi yang jelas sekitar usia kepala lima, si anak masih BELUM mau menerima kehadiran bapak biadabnya sama sekali.

Malang, ibu yang selalu ia kagumi, ibu yang single parent itu, ibu yang hanya bekerja sebagai guru, dengan bodoh siapnya KEMBALI menikah dengan sang suami 'itu'.

Entah, pikir sendiri. Jika si anak saja sudah usia kepala lima, maka usia berapakah sang ibu itu kembali menikah dengan lelaki 'itu'?

Terkesan lucu memang.

Alhasil, sang anak JELAS SEKALI tidak akan menjadi saksi dalam acara rujuk sang ibu. Sekalipun hanya saksi bisu.

Suatu ketika,

keluarga besar sang anak sedang ada acara.

Sebenarnya seluruh keluarga besar sudah pernah membujuk si anak malang tadi agar mau MEMAAFKAN ayah biadabnya.

Yah.. apa boleh buat. Tidak ada yang bisa menguasai  jabatan tangan kita selain kita sendiri, bukan?

Seorang lelaki tua bersanding dengan pria-pria lainnya.

Acara salam2 dimulai.

Si anak malang, terus menyalami satu demi satu pria yang saling bersanding sebagai formalitas seorang tamu.

Sampai di rumah..

Betapa MARAHnya si anak malang!! Saat mengetahui salah seorang dari pria-pria yang saling bersanding itu adalah..

yak, seperti yang sudah diduga, BAPAKNYA!

Pekat-pekat..

Sang anak bertekad untuk kembali MENIADAKAN gambaran bapaknya beberapa jam yang lalu!

Empat tahun berikutnya...

Anak malang yang kini berusia sekitar limapuluhempat tahun menutup pagar sepulang dari menjemput anak gadisnya yang kedua.

Sambil berucap "Assalamu'alaikum" si gadis terus menjajakkan kakinya hingga ke ruang keluarga.

Jbrett!!

Si gadis terpaku, padahal dihadapannya sedang terduduk tenang seorang lelaki tua yang selama ini dia tau tapi tidak diketaui bapaknya!

Si gadis plonga-plongo, kembali menoleh ke arah bapaknya yang sedang menuju ke ruang keluarga pula.

"Ini... ini.. bapak tau nggak kalo ada mbah kung disini?! Hah?!" hanya itu kepanikan dalam hati si gadis sesaat karena melihat DUA sosok yang kontras dalam hidupnya selama ini berada dalam SATU atap.

Sang bapak si gadispun masuk dengan langkah lenggang sambil tersenyum pada sang bapaknya.

Cerita, selesai.

Mungkin, dari kisah ini..

Seorang bapak yang walaupun terkesan BIADAB sebenarnya di setiap dentuman syair-syair do'anya telah membubuhkan nama si anak malang yang malang akibat dirinya.

Dan inilah lagu untukmu wahai pria, suami, bapak yang HAMPIR biadab..

Post a Comment:

Kind words come from kind heart